fbpx

Ada banyak solusi untuk mengatasi impotensi pada pria semisal mengkonsumsi jamu tradisional hingga obat kuat. Masalah impotensi pada pria dewasa merupakan salah satu faktor yang berpotensi mengganggu keharmonisan rumah tangga. Secara medis, impotensi adalah gangguan seksual yang dialami oleh pria dewasa dimana penis tidak bisa ereksi maupun mempertahankannya.

Meskipun, sebenarnya disfungsi ereksi ini tidak berbahaya karena dianggap sesuatu yang wajar bagi pria seiring dengan bertambahnya usia. Namun, tetap saja kondisi ini akan mengganggu penderita maupun pasangannya. Oleh karena itu, sebagai upaya preventif Anda perlu mengetahui beberapa faktor penyebab impotensi beserta cara mengobatinya.

Faktor penyebab masalah impotensi

Faktor Fisik

Penyebab utama dari masalah disfungsi ereksi sebenarnya adalah penurunan kondisi fisik. Kondisi yang demikian ini dapat disebabkan karena Anda menderita penyakit tertentu. Terdapat beberapa jenis penyakit yang berpotensi untuk memicu gangguan kesehatan berupa impotensi. Diantaranya adalah penyakit jantung, atherosclerosis, hipertensi, ginjal, penderita diabetes hingga obesitas.

Faktor Gaya Hidup

Gaya hidup Anda ternyata juga bisa berujung pada diagnosa positif sebagai pengidap impotensi. Ada banyak contoh gaya hidup tidak sehat yang bisa menjadi penyebab gangguan disfungsi ereksi. Diantaranya yaitu kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, gangguan tidur dan berlebihan dalam menggunakan obat. Bahkan pesepeda jarak jauh juga berpotensi terjangkit impotensi sementara.

Faktor Psikologis

Selain faktor fisik dan gaya hidup, kondisi psikologis Anda ternyata juga bisa menjadi penyebab impoten lainnya. Dikarenakan otak Anda memerankan fungsi penting untuk mengatur segala respon fisik. Termasuk menuntun proses munculnya gairah seksual hingga berujung pada terjadinya ereksi. Ada beberapa kondisi psikologis yang bisa menyebabkan impoten yaitu stress, depresi dan cemas.

Cara mengatasi impotensi tanpa efek samping

Secara medis, gangguan kesehatan berupa ereksi sebetulnya tidak terlalu berbahaya. Dikarenakan efek dari penyakit ini tidak sampai berakibat fatal misalnya berupa kematian. Tetapi, bagi pasangan suami istri masalah disfungsi ereksi tentu saja sangat mengganggu. Sebab yang namanya suami istri Anda pasti ingin memenuhi kebutuhan biologis diri sendiri dan pasangan melalui hubungan intim.

Oleh karena itu, tidaklah mengherankan apabila banyak pria mungkin termasuk Anda rela melakukan berbagai upaya pengobatan untuk menyembuhkan impotensi. Cara yang umumnya dilakukan oleh para penderita adalah dengan berobat ke dokter, minum jamu tradisional serta obat kuat. Disamping ketiga cara tersebut, ada satu solusi praktis yang bisa Anda terapkan untuk sembuh dari impotensi.

Solusi praktis tersebut adalah dengan mengkonsumsi permen stamina bernama Royal Kiraz. Perlu Anda ketahui bahwa Royal Kiraz ini bukanlah produk suplemen biasa. Dikarenakan permen dengan fungsi penambah vitalitas ini dibuat menggunakan beragam komposisi bahan herbal bermanfaat. Seperti turkish cherry, turkish pomegranat, akar macca, butea superba dan jamur cordyceps.

Melalui komposisi bahan herbal inilah Royal Kiraz mampu menghasilkan khasiat ajaib. Ya, suplemen berbentuk permen ini memang bisa mengatasi impotensi karena stress, depresi, cemas, berbagai penyakit bahkan pola hidup tidak sehat. Selain ajaib, konsumsi permen stamina ini juga tidak akan menimbulkan efek samping berbahaya.

Aturan konsumsi permen stamina Royal Kiraz

Supaya hasilnya optimal, konsumsi permen stamina ini harus Anda lakukan dengan cara yang benar. Konsumsi Royal Kiraz sendiri sama seperti permen-permen pada umumnya. Sementara itu, untuk dosis pemakaian per harinya Anda disarankan untuk mengkonsumsi permen ini 1-2 permen. Jadi, supaya masalah impotensi tidak lagi Anda alami maka konsumsilah Royal Kiraz secara rutin.

Impotensi memang merupakan masalah seksual yang dialami oleh pria pada umumnya. Gangguan kesehatan ini biasanya terjadi pada pria usia 40 tahun ke atas. Namun, tidak jarang juga disfungsi ereksi sudah menjangkiti pria di usia muda karena penyakit, psikologis dan pola hidup tak sehat. Agar Anda dapat mencegah maupun mengobatinya, cara mengatasi impotensi di atas bisa diterapkan.